Benarkah Layanan Google Drive Akan Ditutup?

Google Drive sebagai media penyimpanan berbasis cloud ini terbilang aman dan lega untuk menyimpan file-file kita secara cuma-cuma karena Google memberikan 15 GB gratis sebagai media penyimpanan. Google Drive pertama diluncurkan oleh Google pada 12 April 2012.

Tapi benarkah layanan yang keren ini akan ditutup?

Dilansir dari CNN Indonesia, Google mengatakan bahwa pengguna yang menggunakan Drive di PC akan mulai menerima pemberitahuan ini pada Oktober. Perusahaan mengalihkan pengguna pada dua layanan pengganti, yakni untuk kalangan bisnis atau konsumen.

Meski aplikasinya telah ditutup, Drive dipastikan tidak menghilang. Pengguna tetap bisa mengaksesnya dari situs, aplikasi mobile atau layanan baru yang disebut Backup and Sync.

Fitur tersebut adalah program baru yang diiming-iming akan menyerap lebih banyak data dan sekaligus secara otomatis juga bekerja seperti aplikasi Google Photos Desktop Uploader.

Backup and Sync berfungsi layaknya Drive. Pada intinya, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan layanan penyimpan awan (cloud) lebih besar sehingga perangkat hanya menjadi alat untuk mengambil, membuat, mengedit atau membagikan file.

Bagi pebisnis, Google merilis Drive File Streamers yang mampu menyimpan tempat di penyimpanan lokal yang akan tersinkronisasi dan mengunggah data di dalamnya.

Semoga layanan pengganti Google Drive yang nanti akan muncul bisa lebih baik lagi dan lebih memudahkan kita dalam aktifitas berinternet.